Jumat, 29 April 2016
Rahasia Tuhan :D
Suatu hari dalam hidup, kamu pasti pernah mempertanyakan hal-hal yang terjadi di luar keinginanmu.
"Mengapa ini harus terjadi?"
"Mengapa Tuhan ijinkan aku mengalami semua ini?"
"Mengapa aku yang harus melaluinya?"
"Apa salahku hingga aku harus mengalami hal ini?"
"Mengapa cobaan ini begitu berat?"
TemanKu, jika ini terjadi pada dirimu, sadarilah bahwa kamu tidak sendiri. Semua orang di dunia ini pernah mengalaminya. Termasuk saya sendiri :D Ketika sesuatu yang buruk terjadi dalam hidup saya, tak henti-hentinya saya bertanya dan menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi dalam hidup saya dan mencoba mencari pembenaran atas diri saya. Namun Tuhan diam. Tak ada jawaban, tak ada tanda dari langit, apalagi tepukan hangat di bahu. Hingga saya menyadari benarlah adanya bahwa hidup ini adalah misteri Illahi. Kita tak bisa memahami semua peristiwa yang terjadi. Ada saatnya kita hanya diijinkan untuk menjalaninya tanpa perlu bertanya apa-apa..
Sebuah pepatah lama berbunyi "Segala yang tersembunyi adalah milik Tuhan, tapi segala yang terbuka/ dinyatakan adalah urusan kita.."
Guys, kita tidak perlu mengerti semuanya. Kita tidak perlu memahami semuanya. Jika Tuhan tidak menyatakannya, biarlah hal itu tetap jadi misteriNya. Biarlah hanya Dia yang tahu mengapa semuanya harus terjadi. Kalau toh Dia tidak menjawab, tetap saja Dia tidak berhutang penjelasan apapun pada kita, karena kita hanyalah ciptaanNya. Bagaikan tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah Tuhan berhak melakukan apapun tanpa perlu menjelaskan maksud dan rencanaNya dalam hidup kita.
Pernah naik pesawat atau angkutan umum? Apakah kamu harus kenal Pilot/SupirNya sebelum bepergian? Ataukah kamu harus kenal sang nahkoda sebelum memutuskan untuk berlayar? Tidak, bukan? Mengapa demikian? Karena kamu yakin sang pengemudi takkan salah arah. Sebelum memberangkatkanMu, dia pasti punya jam terbang yang cukup tinggi sehingga dianggap mampu untuk menghadapi keadaan apapun di udara. Bukankah demikian Tuhan kita? Kenapa kamu harus tahu semua jawaban? Kenapa kamu harus memahami semua? Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya karena Ia yang memelihara kamu! Tuhan lebih dari seorang pilot atau nahkoda berpengalaman manapun! Bahkan samudera dan badai pun diam dalam hardikanNya..
Lakukan saja bagianmu. Semua yang dibukakan, yang sudah dinyatakan kepadamu, itulah urusanmu. Kelak, pada saatnya, kamu akan mengerti bahwa semua indah pada waktuNya. Sekarang mungkin kamu belum mengerti, tapi tidak apa. Jalani saja tanpa bertanya. Percayalah bahwa suatu saat nanti hal itu pun akan dinyatakan kepadamu..:D
Kamis, 28 April 2016
Cinta dalam Hati yang Patah (Bernard Batubara)
Cinta adalah purba. Dia dimakan tahun, dihabisi oleh senja,
tetapi tetap saja bertahan untuk tak menua. Cinta adalah purba, tema itu-itu
saja yang terus mengabadi dalam cerita. Kau bisa menemukan cinta dalam cerita
paling tua, di tiap belahan bumi mana saja. Cinta seperti terserak dan setiap
orang memungutnya dengan bahagia. Dari dongeng naif Cinderella, kisah tentang
Rama dan Sita, hingga cerita panjang tentang Paris dan Helene dalam perang Troya, dan terakhir kisahku "Hiras Oskar mengejar cinta Bidadari" :D.
kau menemukan pemicu yang sama,
cinta. Mitologi dari seluruh dunia,
cerita rakyat dari seluruh pelosok-pelosok tak bernama, semua mengirimkan kisah
yang sama purbanya.
Namun, kau juga tahu
itu benar—yang dikatakan orang-orang—bahwa cinta tak melulu tentang langit biru
dan matahari yang teduh. Cinta bukan hanya gula-gula manis dalam mimpi
kanak-kanak. Dan, tak sekadar tentang berjalan
bersisian dengan hati berirama bersahutan. Cinta mampu menjelma gulita, sampai
kau merasa sesak karena tak bisa menebak arahnya. Dan, tentu saja, cinta sering
kali malah membuatmu menyesali akan keberadaannya. Cinta akan membuat hatimu
patah sehingga melihat warna saja kau akan merasa susah.
Lalu, bagaimana kau melewatkan hari saat cintamu tak juga
sampai? Saat hatimu memilih untuk terus patah? Apakah kau akan tetap memaksa
memiliki cintamu dengan cara apa pun? Mungkin, kau menginginkan dirimu menjelma
sebatang pohon, yang menyetia sepanjang musim, menunggu cintamu kembali untuk
sekadar menyapa. Seperti cinta, hati yang patah bisa juga membuatmu bergerak ke
segala arah, melakukan hal-hal yang selama ini tak pernah kau sangka.
Dan, hati yang patah, jantung yang berdebar dengan rasa nyeri
adalah paket yang kau terima saat kau berani untuk jatuh cinta.
Seperti itulah yang ditawarkan Bara dalam buku terbarunya. Sekumpulan
kisah cinta dengan sekumpulan hati yang bersiap kapan pun patah. Bara, meski
mengangkat tema—yang kita sebut itu-itu saja—mampu mengajak pembaca larut dalam
emosi di tiap-tiap ceritanya. Ini kali pertama saya bekerja sama dengan Bara,
dan dengan senang hati saya bilang, saya terpesona dengan cara bertuturnya. Bara
menunjukkan kalau cara bertuturnya adalah cara bertutur seseorang dengan latar
membaca yang banyak. Pilihan katanya bernas, menunjukkan kalau ia adalah seorang
pembelajar yang rajin. Penulis yang terbuka dengan jenis bacaan apa saja. Ia
menyerap, lalu mengeluarkannya lagi dalam cerita yang tak kalah menarik. Begitulah
bukan seharusnya seorang penulis yang baik? Menyimpan informasi yang ia baca,
mengendapkannya, lalu mengeluarkannya dengan caranya sendiri.
Dalam buku Jatuh Cinta
Adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri, Bara akan menyuguhimu cinta dengan berbagai metafora.
Namun, hati-hatilah karena dalam ceritanya ini, kau juga akan berkali-kali
merasa patah hati. Ya patah hati, patah hati yang sama seperti saat kau merasa
jantungmu berdetak dalam rasa nyeri, dengan kenangan yang menerormu setiap hari.
Dan, rindu yang ingin kau gerus karena terus memanipulasi hati. Namun, itu
risiko saat kau ingin bicara cinta, bukan?
Bara membuatmu memilih untuk jatuh cinta dengan berbagai alternatif
cara. Dalam “Orang yang Paling Mencintaimu”, seorang laki-laki memilih untuk
memiliki perempuan yang ia cinta dengan cara yang paling tidak kau sangka. Kau
akan dibuat berpikir ulang tentang makna cinta yang selama ini telah kau kenal.
Sementara, dalam “Seribu Matahari untuk Ariyani,” kau menemukan kisah sedih
dalam cinta yang paling setia. Kau akhirnya tahu bahwa setia dan cinta tak akan
selalu berjalan beriring bersama. Dan, jangan lewatkan, “Seorang Perempuan di
Loftus Road,”—seorang perempuan yang bisa saja mungkin menjelma dirimu.
Berhari-hari menghabiskan harap dan tanya, hanya untuk menunggu cintamu
menyapa. Cinta memang kadang membuatmu menyedihkan, bukan?
Beberapa orang percaya, saat patah hati, kau akan menulis
lebih banyak. Saya pun juga percaya itu. Patah hati membuatmu bisa produktif
dan kadang-kadang menemukan cerita yang semula tak tampak saat kau jatuh cinta.
Saya tak tahu, dan tak bisa menebak, apakah Bara sedang patah hati saat menulis
kisah-kisah cintanya. Namun, jelas, ia sangat produktif dan itu membuat bukunya
terasa bercita rasa dan kaya.
Bagaimana dengan dirimu? Jika kau disuruh memilih, bagaimana
caramu menghadapi patah hati? Tulis tip-mu di kolom komentar, dan untuk
menghiburmu akan saya pilih satu tip yang akan mendapatkan satu eksemplar buku
Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri.
Rabu, 27 April 2016
Untukmu, Bidadariku :D
Kurangkai kata indah menjadi sebuah
nama
Agar kau tahu apa yang kurasa
Kurasakan cinta saat di dekatmu
Cinta yang indah untuk dirimu yang terindah di hatiku
Agar kau tahu apa yang kurasa
Kurasakan cinta saat di dekatmu
Cinta yang indah untuk dirimu yang terindah di hatiku
Kau bilang cinta, HatiKu bahagia
Kau bilang sayang jiwa ragaku
tersenyum mengembang :D
Saat bersamamu negara yang panas ini
mendadak terasa sejuk
PercayaLah sayangKu, sejauh mata
memandang,
Dirimu selalu diHati Lembutnya sikapmu membuat hatiku luluh
Jatuh dalam pesona cinta yang terpancar dari wajahmu
Bila dewi cinta ada dipihakku
Kukan memohon padanya untuk buatmu mencintaiku
Namun, kutak ingin menyakitimu
Dengan memaksamu untuk mencintaiku
Kuingin kau rasakan cinta yang kurasa
Dan biarkan cintaku mengisi hatimu
Jadi kumohon jangan cintai BangLase lagi :D
ADEQ BIDADARI :D
Waktu terus berganti, umurku pun
terus bertambah. Kini usiaku telah mencapai angka 28 tahun :D usia yang
dianggap orang sangat cocok untuk menikah, hahaha, meskipun umur tampak tua,
tapi wajahKu terlihat masih muda kok :D Walaupun demikian, tetap saja hidupku
terasa kurang, aku adalah seorang mahasiswa yg terlahir dari keluarga
sederhana,hanya dengan bermodalkan sebuah kejujuran, aku harap aku mampu
merengkuh dunia :D
Waktu terus berjalan, Tanpa
disangka, suatu kejadian mempertemukanku kembali dengan seorang gadis remaja
yang begitu cantik, dan Aku pun tersentak.:D yaa Tuhan, setelah melihatNya aku
pun percaya kalau Bidadari itu memang ada :D Tiba-tiba saja jantungKu berdetak
begitu kencangNya,
Senyuman indahNya membuat jiwaKu
terombang ambing seperti melayang di awang-awang..
BidadariKu bernama Claudya Ivana
:D mungkin inilah yang dinamakan jatuh cinta pada pandangan pertama
:D
Cinta hanya
sebuah kata yang membuatku tersenyum. Cinta tak mengenal batas waktu, tak
mengenal batasan usia. Yang tua, muda, bahkan anak-anak dan hanya
cintalah yang mampu menembus batas ruang dan waktu. “Berani jatuh cinta, berani pula sakit hati”. Bagaimana
dengan aku? Aku pikir sama. Masa lalu
yang pernah membuatKu terluka, kini terobati dengan senyuman dan perhatian yang
tulus dariNya.
Termakasih Tuhan, Terimakasih cinta. “Love You God Always and Ever.”(*)
Langganan:
Postingan (Atom)


