Selasa, 17 Mei 2016

RENUNGAN & PILIHAN :D

Jika hari ini adalah hari terakhir Anda di dunia,
BAGAIMANA Anda ingin dikenang?
Jika hari ini adalah hari terakhir Anda di dunia,
Apa kata-kata terakhir yang ingin anda dengar
dari orang-orang yang mencintai Anda?
Jika hari ini adalah hari terakhir Anda di dunia, apakah
Anda sudah memberikan yang TERBAIK?
Jika hari ini adalah hari terakhir Anda di dunia,
Apa yang Anda tinggalkan?
Apakah Anda layak sukses?
Apakah Anda sudah berusaha yang terbaik?
Apakah Anda membuat orang lain bangga?
Apakah Anda meninggal seperti seorang PEJUANG?
…atau PECUNDANG?
Berapa jam sehari Anda mengabdikan waktu Anda untuk
bertumbuh?
Berapa jam sehari waktu terbuang percuma?
Semoga masih ada hari esok!
Hidup ini pilihan, meskipun hidup itu ngga harus selalu bahagia, tapi bukan berarti kita harus bersedih! Jadi mana yang Anda pilih?
Hidup ini singkat Mybrother :D

Jumat, 13 Mei 2016

Ketika Move On Berkumandang :D #HaLaman Cermin



Salah satu problem dari dari dunia percintaan setelah mengalami putus cuman satu, yaitu: move on.

Ada dua tipe orang yang berbeda dalam menjalani proses move on tersebut. Yang pertama adalah orang yang memang menjalani proses move on tersebut dengan mudah. Tipe yang kedua adalah orang yang menjalani move on dengan berat hati, karena terlalu berat untuk melupakan si mantan. Dan gue adalah salah satu orang dengan tipe kedua.

Bagi tipe orang yang pertama, mungkin proses move on bagi dia sangatlah simple. Putus - hapus semua kontak mantan - cari gebetan baru - jadian dengan orang yang baru - selesai.

Tapi tidak bagi tipe orang kedua seperti saya :D

BagiKu, menjalani move on itu tidak segampang membalikkan telapak tangan. Orang-orang seperti tipe saya ini menjalani proses move on dari mantan seperti membalikkan telapak kaki. Iya sulit bingist. Kalo nggak percaya silahkan di coba membalikkan telapak kaki sampai 180 derajat. Nah, sulit kan. :D

Dulu waktu SMA, aku adalah tipe orang yang susah banget move on. Ketika saya baru putus, temen-temenKu sering bilang “Udah lah, Ras, ngapain masih dipikirin aja, move on lah, bray. Cewek di luar sana juga masih banyak kok”. Aku hanya bisa senyum menatap muka temen SMA ku dan membatin dalam hati “Iya, cewek di luar sana memang masih banyak, tapi apa ada yang bisa nandingin ‘hebatnya’ mantan gua?” :D

MantanKu memang orang yang hebat. Kenapa aku bisa bilang dia hebat? Karena cewek mana yang bisa ngasih kejutan pas di hari ulang tahun gue dengan nerima ku sebagai pacarnya. Cewek mana yang rela nungguin balasan sms dari gue sampe malem ketikaKu tidak sengaja ketiduran. Cewek mana yang selalu bisa membuat hari-hariKu lebih berwarna. Dan masih banyak lagi. Yaa, mungkin ada sih cewek diluar sana yang seperti itu. Tapi untuk saat ini mungkin aku belum bisa menemukannya. Hufftt...,

Back to the topic about move on

Orang yang baru putus dan menjalani fase move on itu hidupnya pasti gundah gulana banget. Ga enak banget deh pokoknya. Ada beberapa kebiasaan yang terasa beda. Seperti ketika bangun tidur ngecek hp, eh ternyata nggak ada lagi sms dari dia, dan butuh beberapa saat baru sadar kalo sekarang dia sudah jadi mantan. Pasti Galau kan~ hahaha :D

Kemudian hal-hal lain di kegiatan sehari-hari juga akan terasa berbeda. Seperti dulu mantan selalu ngingetin makan, sekarang udah nggak ada lagi yang ngingetin. Dulu, mantan selalu ngingetin, kamuu dah makan apa blummm? :D sekarang udah berganti diingetin sama cacing pita. Dulu kalau setiap boker, mantan selalu nyemangatin lewat telefon, sekarang sudah nggak ada lagi yang nyemangatin.

Faktanya, setiap akibat pasti ditimbulkan oleh sebuah sebab. Dan menurutKu, inilah beberapa sebab kenapa orang-orang diluar sana, termasuk saya bisa sulit banget untuk move on.


Mantan terlalu ‘lebih’ baginya

Setiap orang pasti diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Itulah tujuan Tuhan menyatukan dua orang sebagai satu pasangan agar bisa saling melengkapi. Wihhh, asik nggak kalimat gue? :D

Tapi mungkin beda dengan yang dirasain orang yang sedang jatuh cinta. Mereka menganggap bahwa orang yang dicintai itu mempunyai kelebihan saja, dan tidak sedikitpun mempunyai kekurangan. Bahkan mereka menganggap kekurangannya itu seperti sebuah kelebihan tersendiri.

Dan dari situlah yang mengakibatkan ketika putus gue susah untuk move on. Karena untuk mencari yang seperti si mantan itu seolah-olah tidak ada. Seolah-olah yang lebih itu cuman mantan, dan yang lainnya kurang semua. Gue menganggap semua cewek itu kurang cantik lah, kurang baik lah, kurang gede lah,... eh eh, bentar, btw gede apanya? Gede hidungnya maksud gue, dan lain sebagainya.

Dan setelahKu menganggap semua cewek itu kurang semua, ketika dinasehatin temen” gue, “Sudahlah, lupain aja bray, ikan dilaut juga masih banyak kok.” Gue pasti jawabnya, “Iya, memang ikan dilaut masih banyak, tapi apa masih ada yang seperti mantan gue?”

Tuh kan, yaelah...


Kenangan dari mantan

Kenangan dari mantan bukan hanya berupa benda saja, melainkan bisa juga suatu tempat atau sentuhan fisik. Menurut gue, kenangan yang paling susah buat dilupain itu kenangan dari sentuhan fisik. Yaa, you know lah guys. Tapi disini gue milih untuk membahas kenangan benda aja deh.

Pas pacaran, mantan kita pasti pernah ngasih kita sesuatu yang bisa kita simpan. Kalau mantan lo nggak pernah ngasih apa-apa itu berarti tandanya dia pelit, atau kalau enggak itu tandanya lo enggak pantas untuk dikasih sesuatu.

Benda dari mantan memang sepele, tapi justru itu yang membuat kita bisa susah move on. Seperti contohnya hadiah ulang tahun berupa baju dari si mantan. Ketika putus kalo kita ngelihat baju tersebut, pasti langsung teringat mantan. Bukan hanya Baju, untuk benda-benda yang lainnya pasti juga akan seperti itu. Seperti Boneka juga :D

Nah, saran dariKu agar kita bisa move on, singkirkan untuk sementara barang-barang pemberian dari mantan lo dan kumpulin jadi satu dalam sebuah kardus. Ingat, hanya sementara aja yaa, jangan dibuang. Cara ini menurut gue akan berhasil buat lo. Testimoni dan buktinya saya sendiri, gue dulu terbukti berhasil menggunakan cara ini.

Dan ketika sudah bisa move on, lo bisa mengeluarkan lagi barang-barang tersebut. Palingan ketika lo ngeluarin barang-barang tersebut, lo bakalan bilang “Hmm, kenangan biarlah berlalu, yang jelas gue sekarang udah punya pengganti yang lebih baik.”

Nah itu sih kalo yang udah punya pacar lagi. Kalo masih jomblo sih.... entahlah. :D


Masih sering ketemu mantan

Dulu waktu gue masih SMA yang bikin gue gagal move on juga salah satu poin ini. Yaitu gue masih sering ketemu sama mantan. Gimana mau nggak sering ketemu, orang kelas kita aja bersebelahan.

Tapi ketika ketemu mantan, gue sih bersikap biasa-biasa saja, seolah tidak pernah ada apa-apa diantara kita. Kalo ketika berpapasan dia senyum ke gue yaa gue senyumin balik, kalo dia melengos yaa gue juga bisa melengos.

Kalo mantan satu sekolah si masih susah banget kayaknya yaa untuk menghindar. Apalagi kalo si mantan udah  bisa move on duluan kemudian dia mendapatkan pacar baru dan satu sekolahan. Duhh pasti makin nyesek di kita. Untungnya mantan saya dulu enggak.

---

Oke, mungkin tiga hal tersebut adalah salah satu alasan kenapa selama ini kita sulit untuk move on. Meskipun masih ada alasan lain, tapi ketiga alasan itulah yang dulu paling bikin gue susah banget buat move on.

Setiap pertemuan tentu suatu saat akan dibarengi dengan perpisahan. Ketika perpisahan itu datang, mau tidak mau kita harus masuk ke dalam fase yang dinamakan move on.

Awalnya, move on pasti akan terasa sulit. Gue tau itu karena gue dulu juga ngerasain betapa sulitnya move on. Tapi, setelah fase move on itu gue lewati dengan penuh perjuangan dan semangat, akhirnya gue sampai pada titik dimana gue sudah bisa sepenuhnya move on dari mantan. Gue akhirnya bisa menyadari satu hal, kalau sebenernya move on itu memang bagian dari hidup gue. Gue nggak akan bisa bertemu dengan yang baru kalau gue belum melalui proses yang namanya move on.

Dan terima kasih banget buat mantan”KU, berkat anda dan segala kenangan dariMu yang dulu pernah bikin gue susah move on, gue sekarang bisa bertemu dengan sosok yang baru.

Cieee... :D

Selasa, 03 Mei 2016

Aku Telah Terbangun dari Tidur Panjang Ku dan Semoga Aku Tak akan Terlelap Lagi :D






Terkadang rasanya perlu juga kita dibangkitkan dari mimpi tidur panjang kita,, Dalam mimpi, semuanya akan terasa indah,, atau bahkan terasa sangat buruk,, Sering kali kita memimpikan diri kita menjadi seorang pangeran yang punya segalanya,, Walaupun pangeran itu sebenarnya buruk rupa :D toh, pangeran tetaplah seorang pangeran,, atau kita memimpikan diri kita sebagai sosok sempurna,, yach, paling tidak mendekati sempurna, walau dalam nyata kita punya seribu kekurangan,,

Mungkin ada kalanya kita bermimpi menjadi seorang pangeran yang kesepian, kemudian bertemu dengan seorang bidadari yang menggenggam erat tangan kita, dan berjalan diantara taman bunga,, Yach, itulah dunia mimpi,, Apapun bisa terjadi,, Kita bisa menangis ataupun tertawa dalam mimpi layaknya alam nyata,, Tapi toh itu tetap sebuah mimpi,,
Dalam dunia mimpi, kadang kita terlupa pada diri kita yang sebenarnya, siapa kita, apa visi dan misi kita,, Karena dalam mimpi, kita hanya mau jadi seorang pangeran atau raja yang hidup bahagia dengan seorang bidadari :D

Dalam mimpi, kita kesampingkan logika, kita unggulkan angan,, Semua terasa mungkin tercapai, walau kadang saat kita terbangun sejenak, kita sadar dan tahu, itu tidak akan terwujud, tapi kita terus melanjutkan mimpi itu, karena mimpi itu indah,, Itulah manusia, hidup dengan mimpi :D

Bahayanya, terlalu lama hidup dalam mimpi justru akan mematikan semuanya,, Lupa akan semuanya,, Bahkan dengan asal usul kita,, Dalam hal ini, yang ada hanya pangeran dengan bidadariNya yang hidup bahagia, tak ada orang tua, keluarga, masyarakat, sekalipun Yang Menciptakan kita,,
Dalam mimpi, kita akan rela menunggu kedatangan sang bidadari,, Walau, sejenak, saat kita terbangun, kita tahu, bidadari itu tak akan datang, tapi terus kita lanjutkan mimpi itu, dan tetap menunggu,,

Ya, dalam hal ini mimpi lebih sering disebut dengan angan,, Sesuatu yang hanya bisa kita fikirkan tanpa bisa kita usahakan,, Sesuatu yang justru merusak kehidupan alam nyata kita, yang membuat kita kalah dalam hidup dan jutru memporak-porandakan hati,,

Aku, saat menulis ini, dalam keadaan terjaga, baru saja dibangunkan, justru oleh suara orang yang paling berarti bagiku di dunia ini,, Aku, diingatkan, siapa aku, dari mana asalku, dan bagaimana hidupku, secara tiba-tiba,, Tanpa diungkapkannya,, Beruntung aku terbangun saat ini dan langsung menuliskan ini,, Aku seperti tersadar dari mati suri yang lama bahkan,, Tersadar dari penantian yang tak pasti, harapan yang keliru,, Tapi, sebenarnya mimpiku tak salah, mimpiku sederhana, dan wajar, yaitu hidup bahagia dengan bidadariku,, Aku tak berharap hidup di istana dengan seribu pelayan, aku hanya ingin hidup di sebuah gubuk kecil, bernama cinta, dengan segala kekurangan dan kelebihan di dalamnya, membangun gubuk kecil itu dengan kasih sayang dan restu dari Tuhan yg selalu menjagaKu,, Mimpi yang sederhana bukan,,

Tapi aku lupa, aku punya banyak tujuan dalam hidupku, cita-cita yang belum tercapai, senyum yang belum terbeli,, Aku hanya bermimpi tentang dia, dia dan dia, yang mungkin, malah tak peduli dengan rasa Pilu dan sakitnya jiwaku menunggunya,, Tapi dia tak salah,, Dia berhak melakukan apapun, karena dia adalah seorang bidadari, calon ratu, walau itu hanya dalam mimpiku,, Jadi aku lah yang salah, tertidur begitu lama, pulas dan bermimpi begitu tinggi,, :D

Huuffftt.., ingin ku belajar ilmu ikhlas dan sabar,, Sabar dan ikhlas menerima sakit,, Sabar dan ikhlash menunggu,, Sabar dan ikhlas dalam segalanya,, Tapi aku hanya manusia biasa, pria biasa, dengan mimpi biasa, dengan cinta yang biasa, dengan kemampuan yang biasa, yang punya harapan besar, yang kadang punya emosi meledak, yang kadang menangis karena terluka,, yang mengeluh karena apa yang diharapkan tak tercapai, yang bisa merasakan sakit, kecewa, dan cemburu,, Aku, hanya orang yang sedang belajar menyelami apa sebenarnya makna hidup ini, mencari hikmah dibalik luka,, Aku, bukan seorang pangeran :D
Aku, hanya lelaki biasa, yang ingin terus melanjutkan mimpi,, Terus menunggu sampai bidadariku datang,, Terus hidup dalam lamunanku,, menikmati indahnya hidup di alam mimpi,,
Aku hanya lelaki biasa, yang ingin melarikan diri dari segala kepenatan, ingin hidup dalam kesenangan,,

Tapi, sekarang, aku terbangun, tersadar, tersentak, terhentak dari semuanya,, Karena aku bukan orang biasa,, Aku seorang anak, seorang abang, seorang hamba, yang punya seribu tugas, seribu tanggung jawab,,

Ini aku!! Aku,, yang bukan pria biasa, yang bukan orang biasa!! Jadi, aku, memang, sudah saatnya bangun dari mimpiku, melanjutkan hidupku, bukan sebagai pria biasa, tapi lebih dari itu,, Aku, biarlah, akan diam, mengalah, menahan luka, rindu, atau apa saja,, Karena aku menang diciptakan dengan kekuatan itu,, Aku, dipercaya oleh Tuhan bisa untuk menaklukkan semuanya,, Hanya, kemarin aku terlalu lama tertidur,, dan sekarang saatnya aku B A N G U N!!! :D

Semoga setelah aku menulis semua ini, aku tak lagi terlelap, tak lagi bermimpi,, Aku akan terus berjuang,, Jadi, suatu saat nanti, kalau semuanya harus berakhir, mataku harus terpejam untuk selamanya,, Aku, setidaknya walau tak bisa membeli semua senyum yang seharusnya ku beli,, walau tak sempurna dalam menjalankan amanah,, aku akan lega, karena hidupku sudah ku kerahkan untuk itu,, Setidaknya aku sudah berjuang,, walau perjuanganku tak selesai, walau mungkin tak ada hasil, tapi aku sudah mencoba, ^_^,,

“Ketika kau dilahirkan, kau menangis sedangkan, orang di sekelilingmu tertawa, maka buatlah, ketika kau meninggal kau tersenyum dan orang sekelilingmu menangis“

Sekarang inilah mimpiku, sebagai seorang pria tak biasa,, sebagai manusia yang tak biasa,,

[Tulisan yang ditulis dengan tinta air mata, karena terbangun dari mimpi, menghadapi kenyataan yang ada,, entah, aku akan kembali dalam mimpiku lagi atau tidak,, tapi saat menulis ini, aku, dalam keadaan tersadar,, tapi aku akan selalu mencintaiMu bidadariKu :)

Template by:
Free Blog Templates